Space Ads close

Sponsor Ads


Recent Posts

Rabu, 12 Desember 2012

SYSTEM PNEUMATICS menggunakan Time Delay Normally Open

SISTEM PNEUMATIK DENGAN KATUP "OR" DAN TIME DELAY NORMALLY OPEN 



GAMBAR RANGKAIAN SIRKUIT DIAGRAM 


1. POSISI AWAL SEBELUM DI AKTUASI 


2. POSISI MAJU / KERJA FLUIDA SETELAH DI AKTUASI 
3. POSISI KEMBALI / AKTUATOR KEMBALI KE POSISI AWAL 


Senin, 10 Desember 2012

SERVIS GRATIS MOTOR HMM IST AKPRIND & SERVIS MURAH ELEKTRONIK HMTE IST AKPRIND



FREE SERVICE HMM IST AKPRIND 


WHEN EXPLAINED PORTABLE FLUE GAS ANALYSER


 SERVING CUSTEMERS


 MECHANIC WAS SERVICING


DEPT. MACHINE SHOP, COMMITEE OF FREE SERVICE 
MECHANICAL ENGINEERING STUDENT ASSOCIATION 
SOLIDARITY M FOREVER

Senin, 26 November 2012

LEADERSHIP TRAINING & OUTBOND MECHANICAL ENGINEERING 2012

THE COMMITTE OF LDKM & OUTBOND 2012


INTRODUCTION FROM MECHANICAL ENGINEERING STUDENT ASSOCIATION 
TO PARTICIPANTS LEADERSHIP TRAINING & OUTBOND



EXPLAIN AND DESCRIBE THE MEANING OF  SOLIDARITY M FOREVER 
FROM FKTMJ (MECHANICAL ENGINEERING FORUM COMMUNICATIONS YOGYAKARTA)



LEADERSHIP TRAINING & OUTBOND MECHANICAL ENGINEERING 2012
COINCIDES WITH ANNIVERSARRY MECHANICAL ENGINEERING STUDENT ASSOCIATION  20 TH 




PURPOSE OF  (LEADERSHIP TRAINING & OUTBOND 
MECHANICAL ENGINEERING DEPARTEMENT) 
1. DISCIPLINE



2.SOLIDARITY




3.COMPACTNESS



4. KREATIFITY




5.  LEADERSHIP



Minggu, 23 September 2012

Penggunaan Aplikasi Inventor Pada Jurusan Teknik Mesin

Inventor adalah salah satu aplikasi untuk membuat design gambar 3 dimensi yang sering digunakan mahasiswa teknik mesin. Dengan adanya aplikasi inventor maka mahasiswa teknik mesin dapat merancang sebuah gambar menjadi bentuk assembly dan bentuk animation gerak benda setelah dibuat. Aplikasi ini sangat bermanfaat bagi option perancangan dan fabrikasi pada teknik mesin.
Inventor memang salah satu aplikasi untuk merancang gambar menjadi bentuk benda. Bukan berarti hanya inventor saja aplikasi yang bisa digunakan untuk menggambar benda 3 dimensi. Dalam teknik mesin dikenal juga aplikasi autocad dan solid works. Semua aplikasi ini digunakan untuk satu tujuan menghasilkan rancangan gambar yang sesuai dengan keinginan.
Dari yang sudah saya pelajari dari ketiga aplikasi yang sudah disebutkan di atas, inventor mungkin bisa dikatakan aplikasi yang paling sederhana atau bisa dibilang paling mudah dipahami dan dipelajari. Pada aplikasi inventor pengguna bisa langsung membuat rancangan awal tanpa harus mempersiapkan ukuran kertas seperti pada autocad.
Memang ada sebagian orang yang mengatakan solid works mudah dipahami sama halnya dengan inventor, tetapi tinggal memilih aplikasi yang cocok saja sesuai keinginan perancang. Seiring berjalannya zaman sebenarnya inventor mulai ditinggalkan dan digantikan oleh aplikasi solid works. Namun karena banyaknya yang menganggap inventor lebih mudah dipelajari maka ada saja tugas mata kuliah tertentu pada jurusan teknik mesin yang masih menggunakan aplikasi inventor daripada aplikasi solid works.
Aplikasi inventor dapat digunakan untuk merancang part (bagian komponen benda), assembly, dan animation benda assembly yang sudah dirancang. Dengan adanya aplikasi inventor maka benda rancangan akan terlihat jelas berat maupun bentuk dasarnya.
Pada pembuatan part pada aplikasi inventor, perancang dapat membiat bentuk bagian dari benda yang akan dibuat. Contoh membuat sebuah jig (penahan), maka komponen atau part yang perlu dibuat adalah clamp screw, adjustable locators dan bagian utama jig (penahan) itu sendiri.
Pada pembuatan assembly pada aplikasi inventor, perancang menggabungkan parts yang sudah dibuat sesuai bentuk dan ukuran, sehingga pada proses assembly tersebut parts tinggal digabungkan (constrain) sehingga membentuk benda yang sudah dirancang.
Pada pembuatan animation pada aplikasi inventor, perancang tinggal memilih bentuk assembly yang sudah dibuat kemudian di animation atau di susun pada susunan memasang benda rancangan sesuai dengan urutan yang sudah dirancang. Misalnya membuat animation pada assembly sebuah ragum, maka pada animation part yang cenderung dipasang atau dilepas terlebih dahulu adalah mur.
Setelah rancangan sudah selesai dibuat maka rancangan gambar dapat di print out dengan mencantumkan ukuran agar lebih jelas untuk mengetahui kebenaran dari rancangan gambar. Pada aplikasi inventor terdapat menu untuk mengedit gambar menjadi satu bentuk pandangan, baik pandangan Eropa maupun pandangan Amerika. Biasanya penggunaan inventor sangat berfungsi untuk merancang benda pada fabrikasi. Misal membuat mesin penggiling padi, mesin pemeras santan kelapa, mesin pengerus arang dan masih banyak lagi mesin lainnya yang bisa dirancang dengan menggunakan aplikasi inventor.
Kelebihan dengan menggunakan aplikasi inventor untuk mahasiswa teknik mesin antara lain, proses pembuatan rancangan lebih simple bila dibandingkan dengan aplikasi lain seperti autocad, lebih cepat dalam proses pengerjaan karena lebih mudah digunakan dari aplikasi lain, rancangan dapat terlihat menjadi gambar bentuk 3 dimensi.
Kelemahan dalam menggunakan aplikasi inventor pada perancangan produk untuk mahasiswa teknik mesin antara lain, mahasiswa harus menggambar bagian (part) dengan teliti karena jika tidak teliti maka bentuk gabungan (assembly) akan tidak pas.
Banyak yang bisa dipelajari dari aplikasi inventor, karena aplikasi ini sangat berguna pada bidang design gambar. Maka belajarlah memahami aplikasi inventor sebelum anda benar – benar menggunakan aplikasi ini dengan tujuan untuk mempermudah proses perancangan dengan menggunakan aplikasi inventor.

Sabtu, 22 September 2012

Motor Listrik Cara Kerja Pengertiannya


 Motor listrik adalah alat untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Alat yang berfungsi sebaliknya, mengubah energi mekanik menjadi energi listrik disebut generator atau dinamo.Motor listrik dapat ditemukan pada peralatan rumah tangga seperti kipas angin, mesin cuci, pompa air dan penyedot debu. Pada motor listrik tenaga listrik diubah menjadi tenaga mekanik. Perubahan ini dilakukan dengan mengubah tenaga listrik menjadi magnet yang disebut sebagai elektro magnit. Sebagaimana kita ketahui bahwa : kutub-kutub dari magnet yang senama akan tolak-menolak dan kutub-kutub tidak senama, tarik-menarik. Maka kita dapat memperoleh gerakan jika kita menempatkan sebuah magnet pada sebuah poros yang dapat berputar, dan magnet yang lain pada suatu kedudukan yang tetap.












Motor listrik merupakan sebuah perangkat elektromagnetis yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Energi mekanik ini digunakan untuk, misalnya, memutar impeller pompa, fan atau blower, menggerakan kompresor, mengangkat bahan, dll. Motor listrik digunakan juga di rumah (mixer, bor listrik, fan angin) dan di industri. Motor listrik kadangkala disebut “kuda kerja nya industri sebab diperkirakan bahwa motor-motor menggunakan sekitar 70% beban listrik total di industri.
Mekanisme
 kerja untuk seluruh jenis motor secara umum sama (Gambar 1): Arus listrik dalam medan magnet akan memberikan gaya Jika kawat yang membawa arus dibengkokkan menjadi sebuah lingkaran/loop, maka kedua sisi loop, yaitu pada sudut kanan medan magnet, akan mendapatkan gaya pada arah yang berlawanan. Pasangan gaya menghasilkan tenaga putar/ torque untuk memutar kumparan. Motor-motor memiliki beberapa loop pada dinamonya untuk memberikan tenaga putaran yang lebih seragam dan medan magnetnya dihasilkan oleh susunan elektromagnetik yang disebut kumparan medan. Dalam memahami sebuah motor, penting untuk mengerti apa yang dimaksud dengan beban motor. Beban mengacu kepada keluaran tenaga putar/ torque sesuai dengan kecepatan yang diperlukan. Beban umumnya dapat dikategorikan kedalam tiga kelompok (BEE India, 2004): Beban torque konstan adalah beban dimana permintaan keluaran energinya bervariasi dengan kecepatan operasinya namun torque nya tidak bervariasi. Contoh beban dengan torque konstan adalah conveyors, rotary kilns, dan pompa displacement konstan. Beban dengan variabel torque adalah beban dengan torque yang bervariasi dengan kecepatan operasi. Contoh beban dengan variabel torque adalah pompa sentrifugal dan fan (torque bervariasi sebagai kwadrat kecepatan).



















Motor listrik
 yang umum digunakan di dunia Industri adalah motor listrik asinkron, dengan dua standar global yakni IEC dan NEMA. Motor asinkron IEC berbasis metrik (milimeter), sedangkan motor listrik NEMA berbasis imperial (inch), dalam aplikasi ada satuan daya dalam horsepower (hp) maupun kiloWatt (kW).

Motor listrik IEC dibagi menjadi beberapa kelas sesuai dengan efisiensi yang dimilikinya, sebagai standar di EU, pembagian kelas ini menjadi EFF1, EFF2 dan EFF3. EFF1 adalah motor listrik yang paling efisien, paling sedikit memboroskan tenaga, sedangkan EFF3 sudah tidak boleh dipergunakan dalam lingkungan EU, sebab memboroskan bahan bakar di pembangkit listrik dan secara otomatis akan menimbulkan buangan karbon yang terbanyak, sehingga lebih mencemari lingkungan.

Standar IEC yang berlaku adalah IEC 34-1, ini adalah sebuah standar yang mengatur rotating equipment bertenaga listrik. Ada banyak pabrik elektrik motor, tetapi hanya sebagian saja yang benar-benar mengikuti arahan IEC 34-1 dan juga mengikuti arahan level efisiensi dari EU.

Banyak produsen elektrik motor yang tidak mengikuti standar IEC dan EU supaya produknya menjadi murah dan lebih banyak terjual, banyak negara berkembang manjdi pasar untuk produk ini, yang dalam jangka panjang memboroskan keuangan pemakai, sebab tagihan listrik yang semakin tinggi setiap tahunnya.

Lembaga yang mengatur dan menjamin level efisiensi ini adalah CEMEP, sebuah konsorsium di Eropa yang didirikan oleh pabrik-pabrik elektrik motor yang ternama, dengan tujuan untuk menyelamatkan lingkungan dengan mengurangi pencemaran karbon secara global, karena banyak daya diboroskan dalam pemakaian beban listrik.

Sebagai contoh, dalam sebuah industri rata-rata konsumsi listrik untuk motor listrik adalah sekitar 65-70% dari total biaya listrik, jadi memakai elektrik motor yang efisien akan mengurangi biaya overhead produksi, sehingga menaikkan daya saing produk, apalagi dengan kenaikan tarif listrik setiap tahun, maka pemakaian motor listrik EFF1 sudah waktunya menjadi keharusan.
wikipedia.org

SISTEM PENGISIAN BATERAI PADA MOBIL

Baterai itu ketika dipakai maka akan berkurang muatan yang tersimpan didalamnya. Makanya perlu diisi (dicharge) agar tidak terjadi drop tegangan yang dapat menyebabkan komponen-komponen yang bergantung kepada baterai rentan rusak.
Fungsi baterai pada automobile adalah untuk mensuplai kebutuhan listrik pada
komponen-komponen listrik pada mobil tersebut seperti motor starter, lampu-
lampu besar dan penghapus kaca. Namun demikian kapasitas baterai sangatlah
terbatas, sehingga tidak akan dapat mensuplai tenaga listrik secara terus
menerus.
Dengan demikian, baterai harus selalu terisi penuh agar dapat mensuplai
kebutuhan listrik setiap waktu yang diperlukan oleh tiap-tiap komponen-komponen
listrik.Untuk itu pada mobil diperlukan siatem pengisian yang akan memproduksi
listrik agar baterai selalu terisi penuh.
Sistem pengisian (charging system) akan memproduksi listrik untuk menngsi
kembali baterai dan mensuplai kelistrikan ke komponen yang memerlukannya
pada saat mesin dihidupkan.
Sebagian besar mobil dilengkapi dengan alternator yang menghasilkan arus bolak-
balik yang lebih baik dari pada dynamo yang menghasilkan arus searah dalam hal
tenaga listrik yang dihasilkan maupun daya tahannya.
Mobil yang menggunakan arus searah (direct current), arus bolak-balik yang
dihasilkan oleh alternator harus disaerahkan menjadi arus searah sebelum
dikeluarkan. 
Komporen—komponen utama sistem pengisian terdiri baterai,alternator,kunci kontak dan regulator, seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini 
1. Alternator
Alternator berfungsi untuk menghasilkan arus bolak-balik.alternator memsuplai kebutuhan listrik pada mobil sewaktu mesin hidup. Tetapi apabila jumlah pemakaian listrik lebih besar daripada yang dihasilkan alternator, maka baterai lkut memikul beban kelistrikan tersebut.

memperlihatkan konstruksi alternator,Alternator digerakkan oleh poros engkol melalui tali kipas Dengan berputamya puli alternator, maka rotornya akan berputar menghasilkan arus listrik bolak-balik pada stator. Arus listrik bolak-balik ini kemudian diubah menjadi arus searah oleh rangkaian dioda.
Bagian bagian alternator
a. PuIi
Puli berfungsi untuk menerima tenaga mekanis dari mesin untuk memutarkan rotor
b. Kipas
Kipas berfungsi mendinginkan ramgkaian dioda dan kumparan kumparan pada alternator.
c. Rotor
Didalam alternator, rotor merupakan bagian yang bergerak (berputar) .Rotor berfungsi untuk membangkitkan medan magnet . Kuku-kuku pada rotor berfungsi sebagai kutub-kutub magnet dan dua slip ring berfungsi sebagai perantara penyaluran listrik ke kumparan rotor. Perhatikan gambar di bawah ini :
d. Stator
Stator berfungsi untuk membangkitkan arus listrik bolak-balik.
Stator terdiri dari : Stator Coil dan Stator Core
e. End frame
End frame berfungsi untuk pemegang bagian-bagian Alternator.
Pada end frame terdapat lubang-lubang ventilasi untuk tempat mangalirnya udara pendingin.
f. Rectifier
Rectifier berfungsi mengubah arus bolak-balik (AC) yang dihasilkan menjadi arus searah (DC).
Rectifier terdiri dari 3 dioda positif, 3 dioda negatif dan dioda holder.
dioda holder berfungsi untuk meradiasikan panas dan mencegah dioda panas
g. Regulator
Regulator berfungsi mengatur besar arus listrik yang masuk ke dalam kumparan rotor, sehingga tegangan yang dihasilkan oleh alternator tetap (konstan) sesuai dengan harga yang telah ditentukan, walaupun putaran mesin yang menggerakkan berubah-ubah. Di samping itu regulator juga berfungsi pengisian pada baterai apabila baterai telah penuh dan alternator sudah dapat menyuplai arus listrik sendiri ke bagian yang memerlukan arus listrik.
DIAGRAM BLOK SISTEM PENGISIAN BATERAI
GRAFIK 

Sabtu, 21 Juli 2012

PENGERTIAN KONVERSI ENERGI



                                                      
 Pengantar
    a. Energi
       Energi merupakan sesuatu pengertian yang tidak mudah didefinisikan dengan singkat dan tepat. Energi yang bersifat abstrak yang sukar dibuktikan, tetapi dapat dirasakan adanya. Energi atau yang sering disebut tenaga, adalah suatu pengertian yang sering sekali digunakan orang. Kita sering mendengar istilah krisis energi yang bermakna untuk menunjukkan krisis bahan bakar (terutama minyak). Bahan bakar adalah sesuatu yang menyimpan energi, jika dibakar akan diperoleh energi panas yang berguna untuk alat pemanas atau untuk menggerakkan mesin. Energi dalam kehidupan sehari-hari arti gerak, misal seorang anak banyak bergerak dan berlari-lari dikatakan penuh dengan energi. Energi juga dihubungkan dengan kerja. Seseorang yang mampu bekerja keras dikatakan mempunyai energi atau tenaga besar. Jadi boleh dikatakan energi adalah sesuatu kekuatan yang dapat menghasilkan gerak, tenaga, dan kerja.

b. Konversi Energi
    Energi dalam pengetahuan teknologi dan fisika dapat diartikan sebagai kemampuan melakukan kerja. Energi di dalam alam adalah suatu besaran yang kekal (hukum termodinamika pertama). Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, tetapi dapat dikonversikan/berubah dari bentuk energi yang satu ke bentuk energi yang lain, misalnya pada kompor di dapur, energi yang tersimpan dalam minyak tanah diubah menjadi api. Selanjutnya jika api digunakan untuk memanaskan air dalam panci, energi berubah bentuk lagi menjadi gerak molekul-molekul air. Perubahan bentuk energi ini disebut konversi. Sedangkan perpindahan energi disebabkan adanya perbedaan temperatur yang disebut kalor. Energi juga dapat dipindahkan dari suatu sistem ke sistem yang lain melalui gaya yang mengakibatkan pergeseran posisi benda. Transfer energi ini adalah kemampuan suatu sistem untuk menghasilkan suatu kerja yang pengaruh/berguna bagi kebutuhan manusia secara positif. Jadi energi adalah suatu kuantitas yang kekal, dapat berubah bentuk, dan dapat pindah dari satu sistem ke sistem yang lain, akan tetapi jumlah keseluruhannya adalah tetap.

c. Sistem Konversi Energi dalam Suatu Sistem
   Energi dalam suatu sistem tertentu dapat dirubah menjadi usaha, artinya kalau energi itu dimasukkan ke dalam sistem dan dapat mengembang untuk menghasilkan usaha. Sebagai contoh sistem konversi energi, apabila bahan bakar bensin (premium) yang dimasukkan ke dalam silinder mesin konversi energi jenis motor pembakaran dalam, misalnya sepeda motor. Energi (C8H18/iso-oktan atau nilai kalor) yang tersimpan sebagai ikatan atom dalam molekul bensin/premium dilepas pada waktu terjadi pembakaran dalam silinder, hasil pembakaran ini ditransfer menjadi energi panas/kalor. Energi
panas yang dihasilkan ini akan mendorong torak/piston yang ada dalam silinder, akibatnya torak/piston akan bergerak. Bergeraknya torak/piston terjadi transformasi energi, yaitu dari energi panas menjadi energi kinetik. Selanjutnya energi kinetik ditransfer menjadi energi mekanik yang menghasilkan usaha (kerja). Kerja yang merupakan hasil kemampuan dari sistem yang berguna bagi kepentingan manusia, yaitu dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain yang jauh jaraknya.

2. Macam-macam Energi
a. Energi Mekanik
    Energi yang tersimpan dalam energi kinetik atau energi potensial dan dapat ditransisi atau transfer untuk menghasilkan usaha/kerja.
b. Energi Listrik
    Energi yang berkaitan dengan akumulasi arus elektron dan bentuk transisi atau transfernya adalah aliran elektron melalui konduktor jenis tertentu. Energi listrik dapat disimpan sebagai energi medan elektrostatis dan merupakan energi yang berkaitan dengan medan listrik akibat terakumulasinya muatan elektron pada pelat-pelat kapasitor. Energi medan listrik ekivalen dengan energi medan elektromagnetis yang sama dengan energi yang berkaitan dengan medan magnet yang timbul akibat aliran elektron melalui kumparan induksi.
c. Energi Kimia
   Energi yang keluar sebagai hasil interaksi elektron di mana dua atau lebih atom/molekul berkombinasi sehingga menghasilkan senyawa kimia yang stabil. Energi kimia hanya dapat terjadi dalam bentuk energi tersimpan. Bila energi dilepas dalam suatu reaksi maka reaksinya disebut reaksi eksotermis yang dinyatakan dalam kJ, BTU, atau kkal. Bila dalam reaksi kimia energinya terserap maka disebut dengan reaksi endotermis. Sumber energi bahan bakar yang sangat penting bagi manusia adalah reaksi kimia eksotermis yang pada umumnya disebut reaksi pembakaran. Reaksi pembakaran melibatkan oksidasi dari bahan bakar fosil.
d. Energi Nuklir
   Energi nuklir adalah energi dalam bentuk energi tersimpan yang dapat dilepas akibat interaksi partikel dengan atau di dalam inti atom. Energi ini dilepas sebagai hasil usaha partikel-partikel untuk memperoleh kondisi yang lebih stabil. Satuan yang digunakan adalah juta-an elektron reaksi. Reaksi nuklir dapat terjadi pada peluluhan radioaktif, fisi, dan fusi.
e. Energi Termal (Panas)
    Merupakan bentuk energi dasar di mana dalam kata lain adalah semua energi yang dapat dikonversikan secara penuh menjadi energi panas. Sebaliknya, pengonversian dari energi termal ke energi lain dibatasi oleh hukum Thermodinamika II. Bentuk energi transisi dan energi termal
adalah energi panas (kalor), dapat pula dalam bentuk energi tersimpan sebagai kalor laten atau kalor sensibel yang berupa entalpi.

3. Sumber-Sumber Energi
a. Pendahuluan
   Sumber energi merupakan tempat muncul atau timbulnya energi yang dapat dimanfaatkan untuk kehidupan manusia dipermukaan bumi. Sumber energi dapat dibedakan sebagai berikut:

1. Berasal dari bumi (terresterial),
2. Berasal dari luar bumi (extra terresterial),
3. Berdasarkan sifatnya.

    Sumber energi dari bumi dapat dikategorikan jenis renewable atau non-depleted dan non-renewable atau depleted energy. Sumber energi yang renewable atau dapat didaur ulang, misalnya kayu, biomassa, biogas. Sumber energi dari luar bumi bersifat tidak habis atau non-depleted energy resource, misalnya energi surya dan energi sinar kosmis. Sedangkan energi yang sifatnya tidak bisa diperbaharui atau dapat habis (non-renewable atau depleted energy) adalah minyak bumi (mineral), baru bara, dan gas alam.


b. Sumber-sumber Energi yang Dapat Habis (Non-Renewable/Depleted Energy Resources)
    Sumber-sumber energi yang dapat habis dan langka daur ulang yang berasal dari bumi (terresterial) adalah sumber-sumber energi konvesional yang pada umumnya merupakan energi tambang atau energi fosil yang berasal dari perut bumi, seperti minyak bumi, gas, batu bara, dan energi nuklir.

1) Sumber energi fosil
    Energi fosil tersimpan dalam bentuk bahan bakar minyak, batu bara, dan gas. Bahan bakar ini berasal dari fosil-fosil yang telah terbenam dalam perut bumi miliyaran tahun yang silam, ada yang mengatakan minyak dan gas berasal dari fosil-fosil binatang laut dan binatang darat, sedangkan batu bara dari fosil-fosil kayu-kayu. Bahan bakar fosil ini diperoleh dengan jalan menambang dari dalam perut bumi, minyak dan gas melalui pengeboran, sedangkan batu bara diperoleh melalui pengalian permukaan atau dalam tanah.
Bahan bakar minyak diperkirakan akan habis pada akhir abad ke XXI. Gas alam diprediksi oleh para ahli akan habis kurang lebih 100 tahun lagi, sedangkan cadangan batu bara akan habis lebih kurang 200 sampai 300 tahun yang akan datang. Ketiga jenis bahan bakar fosil tersebut dikategorikan sebagai energi yang kurang akrab lingkungan karena kadar polusinya cukup tinggi. Kadar CO2 semakin meningkat akhir-akhir ini, menyebabkan suhu udara menjadi meningkat, mengakibatkan sebagian es di kutub mencair dan tinggi permukaan laut terus meningkat yang lambat laun akan mengakibatkan banjir besar di kota-kota yang berada di tepi pantai di seluruh dunia.

2) Sumber energi nuklir
Sumber energi ini merupakan sumber energi hasil tambang lainnya yang termasuk jenis logam non-ferro. Energi nuklir dapat dibudidayakan melalui proses fisi dan fusi. Energi nuklir walaupun bersih, tetapi mengandung resiko bahaya radiasi yang dapat mematikan sehingga pengelolaannya harus ekstra hati-hati dan juga memelukan modal yang besar untuk investasi awal.
b. Sumber-sumber Energi yang Dapat Didaur Ulang (Renewable/Non-Depleted Energy Resources)
Di sini ada dua jenis energi, yaitu energi yang dapat didaur ulang (renewable energy) dan energi yang tidak habis sepanjang masa (non-depleted energy). Energi yang dapat didaur ulang berasal dari bumi, antara lain biomassa, biogas, kayu bakar, dll. Energi tidak habis sepanjang masa dari bumi (terreterial), panas bumi, air laut, dan angin, sedangkan dari luar bumi, adalah energi matahari/surya.

1) Biomassa
    Biomassa adalah proses daur ulang melalui fotosintesis di mana energi surya memegang peranan. Daun menyerap energi surya untuk proses pertumbuhannya dan mengeluarkan gas CO2. Energi surya yang diserap tumbuh-tumbuhan diproses menjadi energi kimia sebagai energi dalam bentuk
tersimpan.Tumbuh-tumbuhan tersebut akan mengeluarkan energi tersimpan-nya pada proses pengeringan maupun saat dibakar langsung. Dapat pula melalui proses untuk menghasilkan bahan bakar yang cukup potensial, seperti etanol, metana, atau gas lainnya, dan bahan bakar dalam bentuk cair (minyak nabati). Nilai kalor/bakar dari tumbuh-tumbuhan kering dapat mencapai 4800 kkal/kg. Beberapa proses konversi dari biomassa menjadi bahan bakar, adalah melalui:
1. Proses Pirolisa
2. Proses Hidrogasifikasi
3. Proses Hidrogenisasi
4. Proses Distalasi Distrutif
5. Proses Hidrolisa Asam

Bahan bakar hasil dari proses biomassa, dikenal dengan istilah bahan bakar alternatif. Contoh bahan bakar alternatif ini, adalah:
a) Buah Bitanggul yang bernama latin Umpilum, sebagai salah satu bahan baku membuat energi alternatif. Biji buah bitanggul bisa menghasilkan biodiesel. Mulanya biji buah Bitanggul dijemur seharian hingga kering. Setelah itu dibungkus dengan kertas saring. Setelah didiamkan dalam sejam, lalu dimasukkan ke dalam tabung. Setelah itu, biji buah bitanggul yang telah dibungkus dalam kertas diberi cairan Petrolium eter. Air yang menetes dari kertas saring tersebut sudah menjadi biodiesel. Air yang berwarna merah tersebut, lalu diuapkan agar berubah menjadi warna kuning bening agar terlihat seperti solar. "Lima buah Bitanggul dapat menjadi 25 mililiter solar dalam waktu dua jam,"
b) Buah jarak merupakan tanaman yang sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Tanaman ini digunakan sebagai bahan bakar pesawat Jepang saat menjajah Indonesia pada 1942 sampai 1945. Hampir semua bagian tanaman ini bisa dimanfaatkan. Kandungan minyak jarak mempunyai rendemen minyak (trigliserida) dalam inti biji sekitar 55 persen atau 33 persen dari berat total biji.
c) Jagung menjadi alternatif yang penting sebagai bahan baku pembuatan ethanol (bahan pencampur BBM). Karenanya, kebutuhan terhadap komoditas ini pada masa mendatang diperkirakan mengalami peningkatan yang signifikan.Bioetanol (C2H5OH) adalah cairan biokimia dari proses fermentasi gula dari sumber karbohidrat menggunakan bantuan mikroorganisme. Produksi bioethanol ini mencakup 3 (tiga) rangkaian proses, yaitu: Persiapan Bahan baku, Fermentasi, dan Pemurnian.

2) Gas bio (Biogas)
    Gas Bio (Biogas), adalah sumber energi yang bersih dan murah. Diproduksi dari kotoran hewan dan sampah busuk melalui proses anaerobik melalui kegiatan mikrobial aorganisme. Gas yang diperoleh mengandung 70 persen gas metan. Suatu sistem gas bio terdiri dari:
1. Tanki pencampur
2. Pencerna (digester)
3. Tanki penyimpan gas
4. Pembakar gas
5. Kotoran hewan/sampah busuk sebagai bahan baku
Adapun proses terjadinya (diproduksinya) gas bio tersebut, adalah sebagai berikut: Kotoran hewan (lembu)/sampah busuk dicampur dengan air, dimasukkan ke dalam tanki pencampur, diaduk sampai rata sehingga membentuk lumpur kotoran yang biasa disebut dengan slurry yang kemudian dimasukkan ke dalam digester untuk menghasilkan gas bio. Gas yang terbentuk dikumpulkan dan disimpan dalam tanki penyimpan gas. Suatu estimasi kasar memberikan gambaran bahwa kebutuhan masak-memasak dengan gas bio untuk konsumsi 30 orang, memerlukan 30 m³ gas per hari dengan kebutuhan kotoran binatang ternak seberat 200 kg yang dapat dihasilkan oleh lebih kurang 40 ekor lembu.

3) Air
    Air adalah sumber energi yang dapat didaur ulang yang dapat dibedakan menurut tenaga air (hydropower). Suatu energi air penggerak turbin bergantung kepada energi potensial air pada suatu ketinggian tertentu. Energi potensial air dikonversikan menjadi energi mekanis melalui sebuah turbin yang kemudian dikonversikan kembali ke dalam bentuk energi listrik melalui sebuah generator listrik. Daya keluaran dari pusat listrik tenaga air bergantung dari aliran massa air yang mengalir dan ketinggi jatuhnya air. Indonesia memiliki potensi tenaga air yang cukup besar. Penggunaan potensi tenaga air skala kecil dan menengah mulai dikembangkan dan digalakkan akhir-akhir ini untuk menghasilkan pusat tenaga mini dan mikrohidro di daerah-daerah yang potensi sumber energi airnya tidak terlampau besar. Sumber energi air dapat digolongkan sebagai bagian dari sumber energi surya. Hal ini mengingat keberadaan air berasal dari proses penguapan air laut melalui radiasi sinar matahari. Hasilnya berakumulasi menjadi gumpalan awan tebal yang mengandung uap air untuk kemudian berubah menjadi air hujan. Air hujan ditampung dalam bendungan-bendungan sebagai sumber energi air yang berpotensial tinggi.

4) Energi gelombang laut
    Merupakan sumber energi yang berasal dari gelombang laut yang dikonversikan melalui sistem mekanisme torak yang bekerja maju mundur mengikuti irama gerak gelombang laut. Beberapa sistem energi gelombang laut sedang dikembangkan dan akan menjadi alternatif untuk menghasilkan energi listrik.

5) Energi pasang surut
    Sumber energi yang diperoleh dari adanya perbedaan air laut pada saat pasang dan surut. Di dunia ini terdapat daerah-daerah yang mempunyai perbedaan pasang-surut yang cukup signifikan, yaitu lebih dari 10 meter. Selisih ketinggian tersebut cukup potensial untuk menggerakkan turbin air berskala besar dengan ketinggian jatuh yang rendah, tetapi dapat menghasilkan tenaga listrik dengan daya besar sampai ratusan megawatt.

6) Energi gradien suhu
    Sumber energi yang berasal dari perbedaan suhu air laut di permukaan dan pada ke dalaman laut tertentu. Perbedaan suhu ini dimanfaatkan untuk menghasilkan sistem konversi energi. Gradien suhu air laut yang dikenal dengan istilah OTEC (Ocean Thermal Energy Conversion). Teknik energi gradien suhu memanfaatkan suhu permukaan air laut yang diperoleh dari panas akibat pancaran matahari, jadi boleh dikatakan bahwa energi gradien suhu sebagai bagian dari energi surya.

7) Energi angin
    Merupakan sumber energi yang didapat dari perbedaan tekanan di permukaan bumi sehingga terjadi aliran udara (angin). Perbedaan itu disebabkan adanya radiasi matahari yang memanaskan permukaan bumi, akibatnya terjadi perbedaan temperatur dan rapat massa udara yang berdampak pada perbedaan tekanan udara. Aliran udara (angin) tersebut dapat dipercepat dengan adanya perputaran bumi pada porosnya dengan kecepatan putaran konstan.

8) Energi panas bumi
    Merupakan energi terresterial yang berlimpah adanya dan dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit tenaga listrik – tenaga panas bumi. Secara alami temperatur bumi meningkat 30°C pada kedalaman setiap kilometer kecuali yang dekat dengan gunung berapi yang aktif, di mana aliran magma yang panas dapat muncul ke permukaan bumi dengan panas yang mencapai 250°C. Temperatur panas bumi pada kedalaman 25 km dari permukaan bumi dapat mencapai 750°C. Secara ekonomis kedalaman yang ideal untuk eksploitasi sumber panas bumi adalah kurang dari 10 km dengan temperatur kerja 150° - 300°C. Energi panas bumi yang berada lebih kurang 10 km dari permukaan bumi berdasarkan estimasi mampu memberi sistem energi panas dengan kapasitas produksi 200 MW selama 10.000 tahun. Energi panas bumi di daerah Kamojang Jawa Barat berkapasitas 150 MW.

9) Energi surya
    Merupakan sumber energi yang berlimpah ruah, bersih, bebas polusi, dan tidak akan habis sepanjang masa. Energi surya adalah energi di luar bumi (extra terresterial energy) yang dapat dimanfaatkan melalui konversi langsung, seperti pada fotovoltaik dan secara tidak langsung melalui pusat listrik tenaga surya.

4. Mesin Konversi Energi
Mesin konversi energi adalah mesin-mesin yang dapat mentranfer suatu energi ke dalam bentuk energi lain. Mesin konversi energi dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu:
1. Mesin Konversi Energi Konvensional
2. Mesin Konversi Energi Non-konvensional

1. Mesin Konversi Energi Konvensional
   Mesin konversi energi konvensional umumnya menggunakan sumber energi konvensional yang tidak terbarui, kecuali untuk turbin hidropower. Mesin konversi energi konvensional dapat diklasifikasi menjadi motor pembakaran, mesin-mesin fluida, dan mesin pendingin.


2. Mesin Konversi Energi Non-konvensional
   Mesin-mesin yang memanfaatkan sumber energi Terrestrial dan Extra Terrterial yang berasal dari alam. Ada beberapa jenis Mesin konversi energi non-konvensional; sistem pembangkit tenaga panas bumi, sistem pembangkit energi surya, pesawat pengkonversi tenaga angin (wind power), pesawat pengkonversi energi termal samudra (OTEC), pesawat pengkonversi energi pasang-surut, sistem pembangkit energi gelombang laut, pembangkit uap energi nuklir, dan pesawat magneto hydro dynamics (MHD)

Rabu, 13 Juni 2012

Bagian & Cara Kerja PLTU

Pembakaran pulverized-coal dengan tangential burners yang dipasang pada empat sudut combustion chamber
Coal & combustion system dalam PLTU terdiri dari coal silo, coal feeder, pulverizer, coal pipes dan combustion burner.
dari coal storage batu bara diangkut dengan belt conveyor menuju boiler house dan disimpan di dalam coal silo. Dalam bangunan PLTU, coal silo lokasinya ada di antara boiler house dan Turbine-Generator building.
Untuk menghasilkan pembakaran yang efisien, batu bara yang masuk ruang pembakaran harus digiling terlebih dahulu hingga berbentuk serbuk (pulverized coal). Penggilingan batu bara menjadi serbuk dilakukan pulverizer yang dikenal juga dengan nama bowl-mill. Disebut demikian karena di dalamnya terdapat mangkuk (bowl) tempat batu bara ditumbuk dengan grinder.
Pemasukan batu bara dari coal silo ke pulverizer diatur dengan coal feeder, sehingga jumlah batu bara yang masuk ke pulverizer bisa diatur dari control room.
Batu bara yang sudah digiling menjadi serbuk ditiup dengan udara panas (primary air) dari pulverizer menuju combustion burner melalui pipa-pipa coal piping.
Pada saat start up, pembakaran tidak langsung dilakukan dengan batu bara, tetapi mempergunakan bahan bakar minyak. Baru setelah beban mencapai 10%-15% batu bara pelan-pelan mulai masuk menggantikan minyak. Maka selain coal piping, burner juga terhubung dengan oil pipe, atomizing air dan scavanging air pipe yang berfungsi untuk mensuplai BBM.
Agar pembakaran dalam combustion chamber berlangsung dengan baik perlu didukung dengan sistem suplai udara dan sitem pembuangan gas sisa pembakaran yang baik. Tugas ini dilakukan oleh Air and Flue Gas System.
Air and Flue Gas System terdiri dari Primary Air (PA) Fans, Forced Draft (FD) Fans, Induced Draft (ID) Fans, Air Heater, Primary Air Ducts, Secondary Air Ducts dan Flue Gas Ducts.
Udara yang akan disuplai ke ruang pembakaran dipanaskan terlebih dahulu agar tercapai efisiensi pembakaran yang baik. Pemanasan tersebut dilakukan oleh Air Heater dengan cara konduksi dengan memanfaatkan panas dari gas buang sisa pembakaran di dalam furnace.
Ada 2 type Air Heater yang banyak dipakai di PLTU. Yang pertama air heater type tubular, banyak dipakai di PLTU yang berkapasitas kecil. Sedangkan air heater type rotary lebih dipilih untuk PLTU kapasitas besar.
Primary Air Fans berfungsi untuk menghasilkan primary air yang diperlukan untuk mendorong batu bara serbuk dari pulverizer ke burner. Forced Draft Fans berfungsi untuk menghasilkan secondary air untuk mensuplai udara ke ruang pembakaran. Sedangkan Induced Draft Fans berfungsi untuk menyedot gas sisa pembakaran dari combustion chamber untuk dikeluarkan ke cerobong asap.
Primary & Secondary Air Duct system (warna biru)
Flue Gas system adalah bagian yang sangat penting untuk menjaga agar PLTU tidak menyebabkan polusi berlebihan kepada lingkungan. Bagian dari flue gas system yang umum terdapat di semua PLTU adalah Electrostatic Precipitator (EP).
Electrostatic Precipitator adalah alat penangkap debu batu bara. Sebelum dilepas ke udara bebas, gas buang sisa pembakaran batu bara terlebih dahulu melewati electrostatic precipitator untuk dikurangi semaksimal mungkin kandungan debunya. Bagian utama dari EP ini adalah housing (casing), internal parts yang terdiri dari discharge electrode, collecting plates dan hammering system, dan ash hoppers yang terletak di bagian bawah untuk menampung abu.
Pada beberapa PLTU modern ada lagi satu peralatan pengendali polusi yang terpasang antara EP dan cerobong asap. Alat tersebut adalah Flue Gas Desulphurization (FGD) plant. Sesuai dengan namanya FGD berfungsi untuk mengurangi kadar sulphur dari gas buang. Kadar sulphur yang tinggi dikhawatirkan bisa menyebabkan terjadinya hujan asam yang berbahaya bagi lingkungan.
Bagian terakhir dari flue gas system adalah stack/chimney/cerobong asap yang berfungsi untuk membuang gas sisa pembakaran.




Prinsip Kerja PLTA


Sebelumnya kita harus tau apa itu PLTA , Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) bekerja dengan cara merubah energi potensial (dari dam atau air terjun) menjadi energi mekanik (dengan bantuan turbin air) dan dari energi mekanik menjadi energi listrik(dengan bantuan generator).

Kapasitas PLTA diseluruh dunia ada sekitar 675.000 MW ,setara dengan 3,6 milyar barrel minyak atau sama dengan 24 % kebutuhan listrik dunia yang digunakan oleh lebih 1 milyar orang.

Komponen – kompnen dasar PLTA berupa dam, turbin, generator dan transmisi.

PLTA merubah energi yang disebabkan gaya jatuh air untuk menghasilkan listrik. Turbin mengkonversi tenaga gerak jatuh air ke dalam daya mekanik. Kemudian generator mengkonversi daya mekanik tersebut dari turbin ke dalam tenaga elektrik.

Jenis PLTA bermacam-macam, mulai yang berbentuk “mikro-hidro” dengan kemampuan mensupalai untuk beberapa rumah saja sampai berbentuk raksasa seperti Bendungan Karangkates yang menyediakan listrik untuk berjuta-juta orang-orang. Photo dibawah ini menunjukkan PLTA di Sungai Wisconsin, merupakan jenis PLTA menengah yang mampu mensuplai listrik untuk 8.000 orang.

Komponen PLTA dan Cara Kerjanya
komponen utama sebagai berikut :

Spoiler for Cara Kerja:
1. Bendungan, berfungsi menaikkan permukaan air sungai untuk menciptakan tinggi jatuh air. Selain menyimpan air, bendungan juga dibangun dengan tujuan untuk menyimpan energi.

Spoiler for Bendungan:
2. Turbine, gaya jatuh air yang mendorong baling-baling menyebabkan turbin berputar. Turbin air kebanyakan seperti kincir angin, dengan menggantikan fungsi dorong angin untuk memutar baling-baling digantikan air untuk memutar turbin. Selanjutnya turbin merubah energi kenetik yang disebabkan gaya jatuh air menjadi energi mekanik.
3. Generator, dihubungkan dengan turbin melalui gigi-gigi putar sehingga ketika baling-baling turbin berputar maka generator juga ikut berputar. Generator selanjutnya merubah energi mekanik dari turbin menjadi energi elektrik. Generator di PLTA bekerja seperti halnya generator pembangkit listrik lainnya.

Spoiler for Turbine & Generator
4. Jalur Transmisi, berfungsi menyalurkan energi listrik dari PLTA menuju rumah-rumah dan pusat industri.
Spoiler for Jalur Transmisi:



5. Pipa pesat (penstock) ,berfungsi untuk menyalurkan dan mengarahkan air ke cerobong turbin. Salah satu ujung pipa pesat dipasang pada bak penenang minimal 10 cm diatas lantai dasar bak penenang. Sedangkan ujung yang lain diarahkan pada cerobong turbin. Pada bagian pipa pesat yang keluar dari bak penenang, dipasang pipa udara (Air Vent) setinggi 1 m diatas permukaan air bak penenang. Pemasangan pipa udara ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya tekanan rendah (Low Pressure) apabila bagian ujung pipa pesat tersumbat. Tekanan rendah ini akan berakibat pecahnya pipa pesat. Fungsi lain pipa udara ini untuk membantu mengeluarkan udara dari dalam pipa pesat pada saat start awal PLTMH mulai dioperasikan. Diameter pipa udara ±  ½ inch.
Spoiler for penstock





Selasa, 08 Mei 2012

Diagram Fasa Logam

apa itu diagram phase ?


Di dalam konteks ilmu logam ( material ) diagram fasa merupakan suatu pemetaan dari kondisi logam atau paduan dengan dua variabel utama umumnya ( konsentrasi dan temperatur ). Secara umum ada 2 jenis diagram fasa yang dipakai, yaitu : diagram fasa biner ( terdiri atas 2 unsur logam ) dan diagram fasa terner ( terdiri atas 3 unsur logam ).

Diagram Fasa Fe-Fe3C
Gambar Diagram Fasa Fe – Fe3C yang merupakan dasar pembuatan baja dan besi cor dalam pengecoran logam.

Blok Mesin
Ehm… Pernah nggak kamu membayangkan, bahwa untuk membuat suatu produk tertentu misalnya : mobil terdiri atas bermacam macam komposisi logam atau material. Mulai dari blok mesin, rangka, mesin pendingin, pompa dan komponen lainnya yang menjadikannya sebuah mobil dengan desain oke dan trendy berdasarkan dengan diagram fasa yang menjabarkan berbagai jenis karakteristik logam yang meliputi : kekuatan, keuletan, kekerasan, dan ketangguhannya.

Turbin Pesawat Terbang
Atau mungkin pembuatan turbin pesawat terbang yang sangat rumit, sangat memperhatikan faktor keselamatan dan daya guna dengan berdasarkan pada perhitungan yang matang dan pemilihan material logam dengan sangat hati-hati dan akurat, yang selalu berdasarkan pada diagram fasa logam sebagai faktor penentu pada saat proses desain, perhitungan, dan pembuatannya supaya bisa digunakan serta dimanfaatkan secara maksimal.
Sebagai oleh-oleh untuk menambah wawasan tentang ilmu logam/material dan diagram fasa, bisa baca referensi lain di Phase Diagram , Engineering Materials , atau Calculation of Phase Diagrams using the CALPHAD Method

Rabu, 25 April 2012

Tumbuhan Lontar Sumber Energi Alternatif “Etanol”


Perubahan iklim merupakan permasalahan global yang cukup serius yang dapat merusak perjalanan pembagunan berkelanjutan. Perubahan yang cukup signifikan ini, membuat pemerintah, masyarakat sipil dan komunitas meningkatkan perhatian untuk mengantisipasi efek perubahan iklim dan mencari strategi perubahan dan adaptasi pada pengaruh yang terjadi.
Salah satu upaya untuk mengontrol emisi gas rumah kaca adalah pengurangan konsumsi energi dan pergantian bahan bakar yang rendah emisi hidrokarbon. Oleh sebab itu, pencarian sumber energi yang dapat diperbaharui dan dapat mengurangi emisi hidrokarbon menjadi suatu perhatian dan pilihan, yaitu etanol.
Etanol adalah salah satu sumber energi yang dapat ditemukan pada semua mahluk hidup yang biasa disebut bio-etanol. Produksi Etanol menjadi alternatife yang baik dikarenakan etanol merupakan campuran bahan bakar bensin motor yang dapat menaikkan nilai oktan. Apabila nilai oktan rendah dan panas penguapan tinggi dapat menganggu pengapian pada mesin diesel. Maka untuk meningkatkan pengapian, pemijar busi dan penghidup stater digunakan bahan bakar degan campuran etanol.
Salah satu tumbuhan yang berpotensial sebagai bahan baku pembuatan etanol adalah Tumbuhan Lontar. Untuk mempertahankan kelestarian tumbuhan lontar, perlu upaya diversifikasi pola konsumsi dengan teknologi yang tepat guna yang memadukan kegiatan ekonomi dan kelestarian yang meliputi seluruh kawasan habitat lontar.
Beberapa ciri-ciri tumbuhan lontar dari fisiknya :
NoFisikKet
1Akar dan Batang
  • Berperawakan tinggi, tegak, berbatang tunggal berbentuk silindiris.

  • Tinggi mencapai 25 m – 30 m

  • Diameter batang 40 cm – 50 cm

  • Lontar Muda mempunyai empelur yang masih lunak.
2Daun
  • Daun menyirip ganjil yang tersusun melingkar 25 – 40 helai berbentuk kipas.

  • Helai bewarna hijau agak kelabu

  • Lebar 1 m sampai 1,5 m.

  • Panjang tangkai daun tampak berkayu dengan warna coklat atau hitam.
3Bunga dan buah
  • Panjang bulir antara 30 cm- 60 cm

  • Diameter 2 cm sampai 5 cm

  • Satu tandan terdapat 4 sampai 10 mayang

  • Setiap pohon menghasilkan 200 sampai 300 buah setiap tahun.
Perkiraan  pertumbuhan tumbuhan Lontar
Dinas Perkebunan Nusa Tenggara Timur memperkirakan jumlah populasi pohon lontar ada sekitar 4.000.000 pohon yang terdiri dari tumbuhan muda ( kurang 10 tahun) sebanyak 950.000 dan tumbuhan dewasa ( lebih dari 10 tahun) sebanyak 3.050.000 pohon.
Di daerah Sulawesi selatan, Lontar tumbuh secara sporadis dan bergerombol. Dan tumbuh sekitar 10 % diareal tanah kering, dan dalam setiap hektar terdapat sekitar 5- 120 pohon lontar dengan tingkat umur yang berbeda-beda atau rerata 28 pohon / ha. Total lahan populasi tumbuhan sekitar 250.000 – 300.000 pohon.
Potensi produksi nira lontar di unit Nusa Tenggara Timur dengan massa sadap 184 hari menghasilkan sekitar 726.84 liter. Apabila produksi ini dikalikan dengan jumlah pohon yang disadap sebanyak 1.516.500 pohon maka total produksi nira 1.102.252.860 liter. Potensi ini merupakan komoditas strategis untuk dikembangkan sebagai sumber bahan baku pengembangan agro industri yang dapat menunjang pendapatan asli daerah.
Budidaya Lontar :
Pembiakan lontar dapat dilakukan dengan 2 cara yakni :
  1. Pembiakan lontar dikembangbiakan secara alamiah dimulai dengan jatuhnya buah matang, kemudian biji akan berkecambah dengan kondisi terkubur dalam tanah. Biji berkecambah setelah 45 – 60 hari. Pada umur 9 sampai 12 bulan, daun semu muncul ke permukaan tanah. Daun semu membentuk daun sejati dan bertangkai. Sejalan dengan pertumbuhan daun, bagian dasar tangki daun lambat laun akan membentuk batang. Bagian batang terbentuk setelah berumur 6 tahun- 7 tahun

  2. Secara Konvensional perbanyakan lontar dilakukan dengan mengecambahkan biji di persemaian. Media kecambah terdiri dari campuran tanah gambut dan serbuk gergaji dengan perbandingan 1 :1, dan dikondisikan dengan pH 6,5. Sebelum dikecambahkan, buah lontar direndam air selama 2 minggu lalu dibersihkan. Kemudian biji disemaikan 25 cm sampai 30 cm, lalu ditutup dengan media dan dijaga ditempat lembab serta cukup memperoleh sinar matahari. Semai dipindahkan kedalam polybag berisi media tanah diberi kompos dan kapur ( 50 : 45 :5). Bibit dapat ditanam ke lahan setelah minimal 6 bulan tumbuh dalam polybag.
Setelah dilakukan pembibitan, hal yang dilakukan setelahnya adalah :
Pembersihan Lahan : Pembersihan lahan yang ditumbuhi perdu atau semak  dibersihkan memotong bagian  pangkal hingga bersih kemudian dilakukan pengamatan profil tanah.
Pengukuran plot penanaman dan penganjiran :
  • Plot penanaman yang efektir berukuran 100 m x 100 m dengan jarak antar plot penanaman adalah 10 m.

  • Mahkota mempunyai lebar sekita 5 m, sehingga jarak tanam 3 m x 8 m sistem baris. Dengan jarak 3 m didalam baris, dan 8 m antara baris maka dalam 1 ha dapat ditanam lontar  ± 396 pohon. Apabila menggunaka ukuran 3 m  x  8 m sistem gergaji yaitu berselang seling, maka dalam 1 ha dapat ditanam lontar lebih banyak ±600 pohon. Setelah pengukuran dilakukan, setiap titik ajir dipasang tiang ajir.

  • Pembuatan logam tanaman.Pada setiap titik ajir digali lobang tanam berukuran 20 cm x 20 cm x 30 cm menggunakan alat penggali tanah. Dalam pembuatan lobang tanam, hasil bagian dipisahkan dari tanah lapisan bawah agar penyesuaian kondisi tempat tumbuh lebih cepat.

  • Penanaman, lobang ditanam selesai dibuat, bibit lontar diadalam pollybag diangkut ke lapangan.
Pembuatan etanol :
Unsur dalamcairan Nira adalah sbb :
  1. Derajat Keasaman (pH)          : 6,2 – 7,2

  2. Kadar air                                 : 75-90 %

  3. Kadar sukrosa                                     : 8 – 21 %

  4. Gula invert                              : 0,5 – 0,10 %
Komposisi dari unsur tersebut, akan merupakan media yang baik bagi pertumbuhan dan perkembangan mikroorganisme seperti bakteri, jamujr dan ragi. Ketiga mikroorganisma tersebut menguraikan sakaraosa yang terdapat pada nira menjadi glukosa dan fruktosa, kemudian diuraikan lagi menjadi etanol.
Data dari penelitian ini membuktikan bahwa nira lontar secara fermentatif dengan teknik penyulingan dan penambahan pengfiksasian dapat menghasilkan dan meningkatkan kadar kemurnian etanol. Upaya peningkatan perolehan etanol membuka peluang bisnis yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteran..
Secara sederhana proses pembuatan etanol dimulai :
  1. Pengumpulan Nira : Nira yang masih segar dan baik disaring dengan menggunakan kain saring dan dimasukkan ke tungku fermentasi. Selama proses fermentasi, diusahakan udara yang masuk kedalam tangki seminimal mungkin.

  2. Proses Fermentasi  berlangsung secara spontan atau alami. Pembentukan etanol terjadi pada hari ke 2 dan ke 3, dimana gula dipecah oleh enzim menjadi etanol dan karbondioksida.

  3. Setelah proses fermentasi, nira dikeluarkan dan disaring melalui pintu pengeluaran yang bertujuan memisahkan dan membuang kotoran seperti protein, lemak, amplas dan zat warna.

  4. Sebelum dikemas, arak dipastiurisasi terlebih dahulu agar pada suhu 70 °C lalu dimasukkan kedalam botol yang disterilkan lebih dahulu.
Nilai Ekonomi “Etanol” dari Nira Lontar :
  1. Produksi nira lontar per pohon sangat bervariasi tergantung pada kesuburan, keadaan musim, frekuensi dan waktu penyadapan. Dari hasil pengamatan jumlah mayang yang disadap bergam mulai dari 1 -5 mayang per pohon per hari dengan produksi nira rata-rata 3,5 liter per hari. Bila jumlah pohon yang disadap petani rata-rata 30 pohon per hari, maka jumlah nira yang dihasilkan kurang lebih 105 liter. Harga nira segar adalah sekitar Rp. 250 per liter, maka diperoleh pendapatan setiap hari sebesar Rp. 26.250 atau 787.500 per bulan dengan melibatkan kurang lebih dua tenaga kerja suami istri.

  2. Kemudian apabila nira diolah menjadi gula ( cair) dengan cara sederhan nira segar dimasak 1-3 jam, sejumlah nira segar 105 liter dapat menghasilkan kurang lebih 43 botol gula cair ( 1 botol = 625 ml). Harga jual gula cair berfluktuasi menurut musim, pada musim panen ditingkat petani sebesar Rp. 800 per botol, maka diperoleh pendapatan setiap hari sebesar Rp. 34.400 atau Rp.1.032.000 per bulan. Nilai tambah diperoleh produk gula cair sebesar Rp. 550 per hari atau  Rp. 16.500 per bulan.
Pasar Etanol dan hubungannya dengan antar produk lainnya :
  1. Etanol terbanyak dipakai sebagai bahan bakar adiktif pada kenderaan bermotor dan mesin, misalnya bensin premium yang memiliki angka oktan 88 dicampur dengan etanol seperti : pertamax, karena etanol memiliki nilai angka otan 117. Perbandingan campuran etanol dan bensin premium adlah 1 :9., dimana jika 100 ml etanol dicampur dengan 900 ml bensin premium menjadi 10000 ml bensin etanol, maka angka oktan menjadi 10 % x 117 + 90% x 88 = 90,9 atau mendekati pertamax ( standar bahan bakar bensin yang digunakan di eropa).

  2. Sebagai pelarut dan sintesis senyawa lain.

  3. Sebagai antiseptic

  4. Sebagai penangkal racun.
Dari banyaknya manfaat etanol tersebut, maka dapat membuka peluang pasar yang sangat luas dan tantangan bagi pengembangan potensi nira lontar sebagai bahan dasar etano
agung nugroho. Diberdayakan oleh Blogger.